RSS

Penderitaan yang berbuah manis (manusia dan penderitaan)

02 May

Penderitaan yang berbuah manis (manusia dan penderitaan)

Pada kisah ini saya akan membagi cerita pada kalian. Ada seorang anak yang hidupnya dari kecil sangatlah menderita sekali selain mendapatkan cacian,makian,tamparan bahkan sampai tidak bisa berbicara akibat kekerasan dari kedua orang tuanya ini dilakukannya demi membela sang adik. Karena orang ini tidak mau adiknya terluka jadi ia rela diperlakukan kasar oleh orang tuanya demi sang adik.
Disini orang tuanya mererapkan sesuatu yang salah dalam hal mendidik anaknya, bila anaknya melakukan suatu kesalahan pasti harus dilakukan dengan cara kekerasan terhadap anaknya baik itu berupa kekerasan fisik maupun psikis.

Disini kita dituntut untuk mendidik anak sebaik-baiknya jangan dengan kekerasan melainkan dengan kasih sayang dan cinta kasih dari orang tuanya.
kekerasan tidaknya membuat rusak dalam hal spikis tetapi akan berdampak pada saat kita berkeluarga kebanyakan hal itu akan terulang kembali terhadap anaknya akibat kekerasan yang dialaminya dahulu.

tetapi bila kita tetap tabah dan mimikirkan mana yang baik dan buruk dalam setiap kejadiaan itu maka kita akan mengerti tentang arti dalam sebuah kehidupan yang jauh dari kata kekerasan.

Manusia pada hakikatnya hanya bisa merasakan apa yang namanya kenikmatan dan penderitaan. Kenikmatan merupakan sesuatu yang bersifat tentang indah, baik, bagus, elok, dan berseni. Namun, jika kita lihat pada persepsi tentang penderitaan, kita akan melihatnya dengan segala sesuatu yang bersifat buruk, menyedihkan, sengsara, dan sebagainya. Coba kita lihat tentang estimologi dari kata penderitaan: menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.
Penderitaan disini menanggung atau merasakan sesuatu lahir ataupun batin, Penderitaan termasuk realita dunia dan manusia intesitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya suatu penderitaan, suatu pristiwa yang dianggap penderitaan seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain dapat pula suatu penderitaan menimbulkan energi untuk bangkit bagi seseorang atau sebagai langkah seseorang untuk mencapai kenikmatan dan kebahagiaan.

Jadi, kegagalan merupakan jalan menuju kesuksesan. Tidak ada kesuksesan tanpa menempuh kegagalan terlebih dahulu. Dibalik penderitaan pasti akan berbuah manis pada kesenangan dan kegembiraan

 
Leave a comment

Posted by on May 2, 2012 in Ilmu Budaya Dasar

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: