RSS

Penggunaan Public,Private,dan Protected Pada Pemprograman Java

19 Nov

Public

  • Suatu anggota kelas (class member) dideklarasikan sebagai public, maka anggota tersebut akan bisa digunakan oleh siapa saja, yaitu baik oleh kelas yang sama, kelas lain maupun lingkungan luar kelas. Sehingga anggota kelas (class member) yang dideklarasikan sebagai public akan bisa diakses oleh sembarang object lain.

Contoh :

  • contoh:class Mahasiswa {
  •   public String nama;
  •   public String kata() {
  •     return “Algoritma JAVA”;
  •   }

}

Private

  • Access modifier private merupakan tingkatan akses yang sangat terbatas. Kemudian seperti modifier-modifier lain, modifier private menspesifikasikan anggota kelas (class member) yang hanya bisa diakses oleh kelas dimana anggota-anggota kelas tersebut dideklarasikan. Keadaan ini mengakibatkan bahwa tidak ada kelas lain yang bisa mengakses anggota kelas private, sekaligus termasuk subkelas-subkelas (subclassess)-nya. Access modifier private adalah yang paling terbatas, menspesifikasikan anggota kelas(variable dan method) hanya dapat diakses oleh kelas dimana anggota itu didefinisikan.
  • contoh:
  • class Mahasiswa {
  •   private String nama;
  •   private String kata() {
  •     return “Algoritma JAVA”;
  •   }

}

Protected

  • Access modifier protected menspesifikasikan atau menentukan anggota kelas (class member) yang hanya bisa diakses oleh method-methodyang ada di dalam kelas yang sama dan juga dapat diakses oleh subclass (kelas turunan) dari kelas tersebut.
  • class Mahasiswa {
  •   protected String nama;
  •   protected String kata() {
  •     return “Algoritma JAVA”;
  •   }
    }

Contoh lain :

class Mahasiswa {
private String admin;
private int NIM;
private String nama;

public void setAdmin(String admin) {
this.admin = admin;
}
public void setNIM(int NIM) {
this.NIM = NIM;
}
public void setNama(String nama) {
this.nama = nama;
}
public void pesan() {
System.out.println(“Nama admin: “+admin);
}
public int getNIM() {
return NIM;
}
public String getNama() {
return nama;
}
}

public class MainMahasiswa {
public static void main(String args[]) {
Mahasiswa m = new Mahasiswa();
m.setAdmin(“kristantra”);
m.setNIM(00224455);
m.setNama(“Henry kristantra”);
m.pesan();
System.out.println(“NIM ” + m.getNIM() + “ bernama ” + m.getNama());

}
}

Outputnya:
Nama admin: Kristantra
NIM 23090999 bernama Henry Kristantra

Contoh lainnya 2 :

public class manusia {
public static void main(String[] args) {

public class Manusia {
private String nama;
private String jk;

public void setNama(String nama) {
this.nama=nama;
}
public void setJk(String jk) {
this.jk=jk;
}

public void cetak() {

System.out.println(“Nama : “+nama);
System.out.println(“Jenis Kelamin : “+jk);

}
}

public class DemoManusia {

public void main(String args[]) {
Manusia m = new Manusia();
m.setNama(“Sapto”);
m.setJk(“Laki-laki”);
m.cetak();
} }
}

Outputnya:
Nama : Sapto
Jenis Kelamin : Laki-laki

 
Leave a comment

Posted by on November 19, 2012 in Coretanku

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: