RSS

Membuat File Server Dengan Samba

08 Nov

Membuat File Server Sederhana dengan Samba

Disini akan membahas cara membuat file server dengan menggunakan samba. Sebagai contoh kita akan membuat file server dengan 3 folder yaitu:
-> Folder “share” dengan permission hanya read saja
-> Folder “fullshare dengan permission writables artinya dapat diubah” oleh siapa
saja.
-> Folder “cdrom” untuk share cdrom kita kepada client

Konfigurasi :

– Pertama install packet samba dengan mengetikan command :
#sudo apt-get install samba
*Tunggu sampai proses penginstallan selesai.
– Setelah selesai, masuk kedalam directory /etc/samba dengan menggunakan command :
#cd /etc/samba
– Kemudian ada amannya kita backup dulu file smb.conf yang asli dengan
command :
#mv smb.conf smb.conf_bkup
– Lalu kita buat manual file konfigurasi smb.conf nya dengan menggunakan
command :
#pico smb.conf
– Lalu isikan baris demi baris berikut kedalam file smb.conf
### [global] adalah konfigurasi keseluruhannya]
workgroup = samba //ganti aja sesuai dengan keinginan
encrypt password = no
smb passwd file = /etc/samba/smbpasswd //letak file smbpasswd yang menyimpan user untuk samba

### [share],[fullshare],[cdrom] adalah nama folder yang akan muncul pada jendela explorer client apabila ### mengakses server ini. dan isi dari masing-masing folder tersebut terletak di path-nya masing-masing.
[share]
path = /srv/samba/share
public = yes
writable = no

[fullshare]
path = /srv/samba/full
public = yes
writable = yes
guest ok = yes

[cdrom]
path = /cdrom
locking = no
writable = no
browsable = yes
guest ok = yes
preexec = /bin/mount /dev/cdrom
postexec = /bin/umount /cdrom

ket : path = directory dimana file-file yang akan dishare ditempatkan.
public = apakah folder tersebut dipublish atau tidak.
writable = apakah client dapat merubah file” yang ada didalam folder tersebut atau tidak.
browsable = hak izin untuk mem-browse folder yang dishare.
guest ok = apakah client dengan account guest bisa mengakses folder kita atau tidak.
ket khusus untuk [cdrom] :
preexec = tindakan yang dilakukan server apabila client mengakses folder cdrom. dalam contoh diatas dituliskan = /bin/mount /dev/cdrom
artinya apabila client mengakses folder cdrom, server langsung mengambil tindakan untuk melakukan mount terhadap device cdrom kedalam folder /cdrom. Sehingga isi dari cd yang ada di cdrom langsung ditempatkan ke folder /cdrom.
postexec = tindakan yang dilakukan server apabila client sudah selesai mengakses folder cdrom.
diatas dituliskan = /bin/umount /cdrom
artinya apabila client sudah selesai mengakses folder cdrom, maka server langsung mengambil tindakan untuk meng-umount folder /cdrom.
– Kemudian save dengan tombol kombinas ctrl+x kemudian y dan enter.
– Setelah itu buat user untuk izin akses samba.
* user yang dapat dibuat untuk izin akses samba adalah user-user yang terdapat pada file   /etc/passwd dengan menggunakan command
#smbpasswd -a nama_user
– Apabila sudah selesai membuat user, langsung aja restart samba
#/etc/init.d/samba restart
– Terakhir cek deh pada client..

Sumber :

http://rizkysenpai.blogspot.com/2010/11/membuat-file-server-sederhana-dengan.html

Kesimpulan :

Penggunaan File Server pada Samba sama seperti kita share data Windows 7 di My Document dengan klik kanan share file. Namun pada Linux menggunakan Samba sebagai File Server untuk share data,music dan dokumen lainnya.

 
Leave a comment

Posted by on November 8, 2013 in Coretanku

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: